Edukasi . 17/06/2026, 23:23 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta terus berupaya meningkatkan reputasi akademik di kancah global. Kampus berbudaya ini gencar membuka jaringan kemitraan dengan institusi internasional dari Amerika Serikat, Australia, Italia, hingga Spanyol.
Rektor UWM Yogyakarta, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., memaparkan peta jalan kerja sama luar negeri dengan menyasar penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) internal kampus.
Prof. Edy menjelaskan dirinya baru saja menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke berbagai negara dalam satu bulan terakhir. Kunjungan tersebut bertujuan menjajaki peluang kolaborasi strategis yang dapat langsung dieksekusi.
"UWM sedang memperluas jejaring internasional. Saya sudah ke Amerika, ke Australia, dan kemarin ke Italia, dan juga Spanyol. Belum sebulan," ujar Prof. Edy kepada media, Rabu 17 Juni 2026.
Otoritas kampus tidak hanya menyasar sektor pendidikan tinggi konvensional untuk melebarkan sayap. UWM menjadwalkan agenda kuliah umum dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan teknologi informasi asal Amerika Serikat, Parallels.
Prof. Edy menegaskan agenda terdekat kampus adalah mengeksekusi kerja sama dengan perusahaan tersebut. Fokus utamanya bukan pada lembaga universitas, melainkan langsung menyentuh sektor industri digital.
"Besok kita ada guest lecture MoU dengan Amerika Serikat, tapi bukan dengan perguruan tinggi, tapi dengan perusahaan bergerak di bidang IT, Parallels," jelas Prof. Edy.
Kemitraan dengan industri IT global bertujuan memperkuat literasi digital dan kemampuan teknologi civitas akademika UWM. Ini adalah bagian upaya untuk memastikan SDM kampus memiliki daya saing tinggi. Pihak korporasi juga menyatakan komitmen untuk menyediakan fasilitas beasiswa bagi mahasiswa.
"Kita ingin memperkuat SDM kita, terutama kemampuan IT-nya. Mereka juga menjanjikan akan memberikan beasiswa dan sebagainya," tambahnya.
Pada sektor universitas, Prof. Edy menyebut UWM sudah mengeksekusi beberapa kegiatan konkret dengan sejumlah mitra strategis. Di antaranya adalah California State University, Sacramento (CSUS) dan Northern Illinois University (NIU) di Amerika Serikat, serta Adelaide Education Group (AEG) di Australia.
Kemitraan dengan pihak Amerika Serikat terealisasi lewat kehadiran penutur asli bahasa Inggris (native speaker), Sarah E. Bushey, dari International Centre of English Excellence (ICEE). Program peningkatan kemampuan bahasa bagi dosen, staf, dan mahasiswa ini dipastikan berlanjut hingga Juli 2027.
Sementara itu, kolaborasi dengan AEG Australia akan diwujudkan lewat peresmian Intensive English Language Center (IELC) pada 13 Juli mendatang. Pusat pelatihan ini difokuskan untuk mempersiapkan lulusan serta masyarakat umum yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di Australia.
Selain melakukan ekspansi ke luar negeri, UWM Yogyakarta melakukan pembenahan besar-besaran pada sektor tata kelola internal. Manajemen kampus mengambil kebijakan berani dengan merampingkan struktur organisasi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media