News . 19/06/2026, 15:40 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Manajemen PSS Sleman sudah menyusun struktur kepelatihan untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Manajemen Laskar Sembada resmi menunjuk kembali Pieter Huistra sebagai pelatih kepala tim.
Juru taktik berkebangsaan Belanda ini sebenarnya bukan orang baru dalam ekosistem sepak bola Sleman.
Pada musim lalu, Huistra menjabat sebagai Direktur Teknis PSS Sleman dan bertindak sebagai perancang strategi di balik layar yang sukses membawa tim promosi.
Kini, mantan arsitek Borneo FC tersebut resmi memimpin langsung skuad Super Elang Jawa dari pinggir lapangan.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, mengatakan, penunjukan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang klub. Manajemen percaya konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan tim.
"Kami meyakini bahwa tim yang kuat dibangun melalui konsistensi, kerja keras, dan proses yang berkelanjutan," ujar Yoni Arseto saat memberikan keterangan resmi di Omah PSS, Kamis, 18 Juni 2026 malam.
Yoni menambahkan, keputusan memulangkan Huistra ke kursi pelatih kepala didasari oleh pemahaman mendalam sang arsitek terhadap kultur sepak bola Sleman. Hubungan emosional dan keselarasan visi menjadi pertimbangan utama manajemen.
"Coach Pieter merupakan bagian penting dari proses tersebut dan memiliki pemahaman yang baik terhadap identitas, karakter, serta visi misi yang ingin diwujudkan oleh PSS Sleman," lanjut Yoni.
Pengalaman matang Huistra saat membawa Borneo FC bertengger di papan atas kompetisi domestik diharapkan menular ke skuad Laskar Sembada.
Manajemen PSS Sleman berkomitmen untuk memberikan fasilitas terbaik untuk sang pelatih dalam meramu komposisi pemain yang tangguh sepanjang musim.
Kembalinya Huistra juga diharapkan memberikan stabilitas taktik yang sempat terbangun.
Yoni Arseto pun meminta seluruh komponen tim, mulai dari pemain hingga staf pelatih, untuk segera mematangkan persiapan menjelang sepak mula kompetisi.
"Kini saatnya seluruh elemen tim fokus bekerja keras, mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan menatap Super League 2026/2027 dengan optimisme," tegas Yoni.
Langkah cepat manajemen dalam mengamankan tanda tangan Huistra menumbuhkan gairah baru di kalangan pendukung setia, Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS).
Pihak klub optimistis momentum kembali ke kasta tertinggi dapat dijaga dengan torehan prestasi yang membanggakan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media