News . 29/06/2026, 10:47 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu bersiap menghadapi kondisi cuaca cukup terik selama sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca cerah akan mendominasi seluruh kabupaten dan kota, terhitung mulai Senin 29 Juni - Sabtu 4 Juli 2026.
Kondisi langit bersih dari awan menyebabkan radiasi matahari langsung mengarah ke permukaan bumi. Dampaknya, suhu udara mengalami peningkatan signifikan, terutama pada siang hari. Selain itu, kondisi udara juga fluktuatif.
Suhu Udara di Sleman dan Jogja berpotensi lebih tinggi ketimbang kabupaten lainnya. Pada awal pekan, suhu di kedua wilayah ini berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius.
Suhu udara terasa semakin panas menjelang akhir pekan, di mana Kota Yogyakarti berpotensi menyentuh suhu 34 derajat Celsius pada Jumat 3 Juli, diikuti Sleman pada Sabtu 4 Juli dengan suhu maksimal yang sama.
Tingkat kelembapan udara di Kota Yogyakarta diprediksi berada pada rentang 43 hingga 94 persen. Sementara itu, wilayah Sleman memiliki tingkat kelembapan udara antara 47 hingga 93 persen. Kondisi ini membuat udara terasa kering pada siang hari namun tetap lembap pada malam hingga dini hari.
Kondisi cuaca yang sedikit berbeda terjadi di Kabupaten Bantul. Meski mayoritas hari didominasi oleh cuaca cerah, BMKG memprakirakan wilayah ini mengalami kondisi cerah berawan pada Kamis 2 Juli 2026. Kehadiran awan tipis ini sedikit menahan laju peningkatan suhu udara di wilayah selatan DIY tersebut.
Suhu udara di Bantul sendiri diprediksi stabil pada angka 23 hingga 30 derajat Celsius di awal pekan, dan meningkat hingga 33 derajat Celsius pada hari Jumat dan Sabtu. Tingkat kelembapan di wilayah ini tergolong tinggi, yakni mencapai batas maksimal 99 persen pada pertengahan pekan.
Wilayah Kulon Progo dan Gunungkidul menunjukkan tren pergerakan cuaca yang serupa dengan wilayah DIY lainnya. Kedua kabupaten ini diprediksi mengalami cuaca cerah penuh tanpa jeda berawan sepanjang enam hari ke depan. Suhu udara minimum di kedua wilayah ini berada di angka 23 derajat Celsius pada malam hari.
Pada siang hari, suhu udara di Kulon Progo berangsur naik hingga mencapai titik tertinggi 34 derajat Celsius pada Sabtu 4 Juli 2026. Wilayah Gunungkidul juga mengalami lonjakan suhu yang sama pada akhir pekan, dengan tingkat kelembapan udara terendah dapat mencapai 46 persen, menjadikannya salah satu wilayah dengan udara paling kering pada pekan ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media