News . 30/06/2026, 16:25 WIB

Gedung Baru Kalurahan Banyuraden Telan Dana Rp2 M, Bupati Sleman Minta Layanan Transparan

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id — Pemerintah Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman kini resmi mengoperasikan gedung pelayanan publik dan kantor pemerintahan yang baru. Fasilitas publik yang representatif tersebut rampung dibangun melalui pembiayaan kontrak senilai lebih dari Rp2 miliar.

Aparatur pemerintah daerah menandai operasional sarana baru ini lewat prosesi peresmian langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, pada Selasa, 30 Juni 2026.

Keberadaan kompleks perkantoran tersebut diharapkan mampu mengubah jalannya tata kelola administrasi tingkat desa agar berjalan lebih optimal.

Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan penyelesaian pembangunan fisik tersebut.

Pihaknya menginginkan pembenahan infrastruktur ini berbanding lurus dengan perubahan paradigma pelayanan pamong kelurahan kepada warga setempat.

"Dengan kantor kelurahan yang bagus ini, mudah-mudahan pak lurah dan teman-teman segera menyiapkan operasional pelayanan yang transparan dan akuntabel," ujar Harda saat memberikan pengarahan di lokasi peresmian.

Harda juga menekankan pentingnya komitmen kerja yang bersih dari jajaran birokrasi tingkat kalurahan. Pemimpin daerah tersebut meminta seluruh aparatur untuk betul-betul melayani masyarakat dengan keikhlasan dan hati yang tulus.

Selain masalah profesionalisme kerja, pengelolaan aset juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Harda mengingatkan segenap perangkat desa untuk menumbuhkan rasa handarbeni atau rasa memiliki yang kuat agar manajemen perawatan gedung, beserta seluruh sarana penunjang di dalamnya, dapat terjaga dalam jangka panjang.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Banyuraden, Sudarisman, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik bangunan ini memakan waktu seratus hari lebih.

Proyek fasilitas publik ini dikerjakan oleh CV Barit Prima Solusi selaku pemenang lelang terbuka, dengan supervisi teknis dari PT Daksinatama Konsultan Indonesia.

Baca Juga

"Nilai kontrak sebesar Rp2.019.000.000, dengan durasi kerja 175 hari, yaitu mulai 15 Desember 2025 sampai 7 Juni 2026," terang Sudarisman secara rinci mengenai tata kelola anggaran proyek.

Sudarisman berharap kemegahan gedung baru ini mampu melahirkan citra positif dan menjadi kebanggaan kolektif bagi seluruh warga Banyuraden.

Perencanaan area perkantoran ini sejatinya sudah berjalan sejak tahun 2024 lewat penyusunan masterplan kawasan yang didampingi oleh Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), sebelum akhirnya berlanjut pada pembuatan Detail Engineering Design (DED) pada tahun 2025.

Pemerintah kalurahan sengaja memasukkan unsur kultural yang kuat dalam arsitektur bangunan baru ini. Pihak kelurahan memilih konsep visual khusus yang sarat akan makna kehidupan bermasyarakat di Yogyakarta.

"Konsep serta tema desain gedung baru ini yakni 'Hamemayu Hayuning Bawana', atau menjaga keseimbangan dan harmoni dalam segala aspek kehidupan," urai Sudarisman.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com