Edukasi . 02/08/2026, 16:46 WIB

Tak Ingin Bebani Orang Tua, Cerita Ilham dan Andreana Pilih Masuk Sekolah Rakyat Kulon Progo

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Keinginan untuk terus belajar tanpa memberatkan ekonomi keluarga menjadi alasan utama Ilham Syahputra (16) dan Andreana Kurnia Nurjanah (17) mendaftar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kulon Progo.

Keduanya resmi memulai hari pertama sekolah sekaligus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat 31 Juli 2026.

Ilham, siswa jenjang SMA, mengaku antusias menyambut awal persekolahan ini meski harus rela hidup terpisah dari sang ibu. Fasilitas asrama dan biaya pendidikan gratis menjadi faktor utama yang memantapkan pilihannya.

“Sejak awal saya memang ingin mendaftar karena saya ingin tetap sekolah, tapi tidak ingin membebani ibu dengan biaya sekolah.

Sekolah di sini gratis, dan saya juga ingin mengejar cita-cita saya menjadi guru agama,” kata Ilham di Aula SRT 1 Kulon Progo, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah.

Hal serupa dirasakan Andreana (17). Siswa SMA SRT 1 Kulon Progo ini tertarik karena sekolah tidak hanya menyediakan fasilitas asrama gratis, tetapi juga memberikan kepastian arah masa depan bagi para lulusannya.

“Menurut saya, sekolah ini menawarkan pendidikan yang menjanjikan, agar masa depan saya bisa lebih baik. Dan saya dengar, lulus dari sekolah ini, kita bisa dicarikan pekerjaan yang sesuai dan juga beasiswa untuk pendidikan tinggi,” tutur Andreana.

SRT 1 Kulon Progo berdiri khusus untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak usia sekolah yang memiliki keterbatasan ekonomi. Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, secara resmi membuka kegiatan MPLS tersebut.

Ambar meminta para wali murid merelakan anak-anak mereka tinggal di asrama selama masa studi.

“Pada pembukaan MPLS ini, kami berharap semua wali murid bisa ikhlas dan dapat pasrah menyerahkan putra-putri untuk dididik di sini,"ujar Ambar.

"Mohon doanya saja agar putra-putri kita ini dapat menjalani masa sekolah dengan baik, dan semoga kelak menjadi anak-anak yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” sambungnya.

Ia menambahkan, fasilitas yang ada di SRT 1 Kulon Progo disiapkan agar para siswa dapat mengubah nasib dan meningkatkan kesejahteraan keluarga masing-masing.

Kepala Sekolah SRT 1 Kulon Progo, Agus Ristanto, mencatat ada 359 siswa yang terdaftar pada tahun ajaran ini. Rinciannya terdiri dari 31 siswa SD, 158 siswa SMP, dan 170 siswa SMA. Seluruh siswa terbagi dalam 11 rombongan belajar.

Agus menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan MPLS berlangsung sejak 31 Juli hingga 14 Agustus 2026. K

arena berbasis asrama, materi pengenalan tidak hanya mencakup lingkungan sekolah, tetapi juga lingkungan tempat tinggal harian para siswa.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com