Senin, 05 Oktober 2026
--°C --
-- · --
Eksplore Jogja

Mengenal Bedog Artsfest 2026, Festival Seni Pesisir Sungai yang Dibuka Aksi Lepas Ikan

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
04/10/2026, 16:04 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Mengenal Bedog Artsfest 2026, Festival Seni Pesisir Sungai yang Dibuka Aksi Lepas Ikan

Suasana pertunjukan seni dan aksi pelepasan ikan oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya pada pembukaan Bedog Artsfest ke-16.Foto:dok.diskominfosleman

jogja.fin.co.id - Panggung seni tahunan Bedog Artsfest ke-16 kembali menyapa publik di Studio Banjarmili, Kradenan, Banyuraden. Festival yang menjadi wadah ekspresi seniman lintas disiplin ini menggabungkan pertunjukan seni budaya dengan aksi nyata pelestarian ekosistem perairan lokal.

Menjadi bagian dari rangkaian agenda Sleman Creative Weeks, gelaran tahun ini resmi dibuka oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya pada Sabtu 3 Oktober 2026 malam. Pembukaan ditandai dengan aksi simbolis pelepasan benih ikan ke aliran Sungai Bedog.

Aksi tersebut menegaskan komitmen penyelenggara dan Pemkab Sleman untuk menjadikan ruang seni sebagai sarana menggugah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

"Melalui Bedog Artsfest ini, mari kita terus merawat rasa, merawat kebersamaan, dan merawat lingkungan. Sungai bukan hanya bagian dari ruang hidup kita, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan budaya yang perlu dijaga bersama," ujar Harda.

Edisi ke-16 Bedog Artsfest mengusung tema "Ngerawat Rasa". Tema ini dirancang tidak hanya sebagai pemantik kreativitas karya seni, melainkan juga wadah mempererat hubungan sosial warga dengan ruang alam di sekitarnya.

Keberadaan aliran Sungai Bedog sebagai latar utama kawasan festival memberikan penekanan langsung pada pentingnya menjaga kelestarian sungai dari ancaman kerusakan.

"Tema Ngerawat Rasa tidak hanya dimaknai sebagai upaya merawat rasa melalui karya seni, tetapi juga merawat hubungan antarmanusia serta hubungan manusia dengan alam," jelas Harda.

Bedog Artsfest ke-16 dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai 2 hingga 10 Oktober 2026. Ajang ini menghadirkan beragam aktivitas yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni, pemutaran film, pameran arsip, hingga mengikuti beragam sesi workshop kreatif.

Selain panggung pertunjukan, kawasan festival turut diramaikan oleh deretan lapak bazar UMKM. Kehadiran ruang ekonomi kreatif ini diharapkan mampu mendorong interaksi warga sekaligus menggerakkan perekonomian lokal di sekitar lokasi acara.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja