Bahas Unjuk Rasa Hingga Sinergi TNI, Kapolda DIY Baru Gerak Cepat Safari Pejabat Daerah
Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo saat bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Gedhong Pareanom Kepatihan Yogyakarta.Foto:dok.humasjogja
jogja.fin.co.id - Kapolda DIY baru Irjen Pol. Langgeng Purnomo menggelar rangkaian pertemuan silaturahmi dengan pejabat daerah di Yogyakarta, Agenda safari ini menyasar Kepatihan hingga Mako Lanal Yogyakarta untuk menyelaraskan skema keamanan wilayah.
Di Kompleks Kepatihan, Irjen Langgeng diterima langsung oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Pertemuan di Gedhong Pareanom tersebut membahas dinamika tantangan keamanan masyarakat yang terus berubah seiring perkembangan era digital dan karakter generasi muda.
Sri Paduka menekankan pentingnya menjaga predikat Yogyakarta sebagai kota toleransi melalui prosedur operasional standar (SOP) yang seragam di seluruh jajaran kepolisian. Penanganan persoalan di lapangan dinilai harus memiliki acuan yang sama.
"Orang bilang Jogja Kota Toleransi. Tetapi jangan salah, itu diupayakan," kata Sri Paduka di Kepatihan, Rabu 14 Oktober 2026.
Baca Juga
Merespons arahan tersebut, Irjen Langgeng mengungkapkan rencana penerbitan Peraturan Kapolda terkait penanganan unjuk rasa di wilayah DIY. Regulasi ini diselaraskan dengan aturan Mabes Polri serta kebijakan pemerintah daerah.
"Aturan diselaraskan agar seluruh jajaran kepolisian memiliki pedoman dan kesamaan langkah," ujar Irjen Langgeng.
Perkuat Sinergi TNI-PolriUsai dari Kepatihan, Kapolda DIY melanjutkan safari ke Mako Lanal Yogyakarta bersama Pejabat Utama Polda DIY dan Kapolresta Yogyakarta. Kedatangan rombongan disambut oleh Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Hendra Siregar.
Pertemuan kelembagaan ini difokuskan untuk memperkuat soliditas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di DIY. Koordinasi lapangan antarlintas instansi ditingkatkan demi menjamin situasi Jogja tetap aman dan damai