WASPADA Oplosan Minyak Babi! BRIN Gunakan AI untuk Deteksi Minyak Zaitun Palsu
Ilustrasi minyak zaitun.Foto:Unsplash@NamukoloSyumbwa
jogja.fin.co.id - Minyak zaitun, terutama jenis Extra Virgin Olive Oil (EVOO), menjadi primadona bagi pencinta gaya hidup sehat. Kandungan nutrisinya yang tinggi terbukti efektif menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, hingga meredakan peradangan di dalam tubuh.
Namun, popularitas dan nilai ekonominya yang meroket justru memicu sisi gelap baru di pasar pangan, yakni maraknya praktik pemalsuan produk.
Masyarakat umum tentu kesulitan membedakan minyak zaitun murni dengan produk oplosan hanya dengan mengandalkan mata telanjang. Sifat fisik minyak tiruan yang sangat mirip membuat penipuan ini sering kali lolos dari pengamatan konsumen saat membeli di toko atau pasar modern.
Salah satu isu pemalsuan yang paling sensitif di Indonesia adalah pencampuran minyak zaitun premium dengan minyak babi. Praktik curang ini jelas merugikan masyarakat karena langsung menurunkan kualitas produk, memicu gangguan kesehatan, serta melanggar batasan etika dan regulasi kehalalan pangan.
Baca Juga
Membaca "Sidik Jari" Molekul dengan Teknologi FTIR
Melihat keresahan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak tinggal diam. Melalui Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN, seorang periset bernama Anjar Windarsih memimpin sebuah inovasi mutakhir untuk membongkar praktik kecurangan pangan ini.
Anjar Windarsih bersama timnya mengembangkan metode pengujian canggih berbasis spektroskopi Fourier Transform Infrared (FTIR) yang berkolaborasi dengan sistem machine learning atau kecerdasan buatan. Kolaborasi teknologi canggih ini bertujuan untuk menghadirkan solusi deteksi yang cepat, akurat, dan tidak merusak sampel produk yang diuji.
Cara kerja sistem ini tergolong sangat unik dan cerdas. Alat spektroskopi FTIR akan membaca "sidik jari" molekul yang terkandung di dalam cairan minyak melalui pancaran spektrum inframerah.
Baca Juga
- HEBAT! Cuma Level Fakultas, FKG UGM Sukses Sabet Peringkat 1 Inovasi Dunia
- WASPADA Oplosan Minyak Babi! BRIN Gunakan AI untuk Deteksi Minyak Zaitun Palsu
"Setiap jenis minyak memiliki karakteristik spektrum yang berbeda. Setelah alat merekam data visual spektrum tersebut, algoritma kecerdasan buatan langsung menganalisis kandungan kimia di dalamnya secara otomatis," jelas Anjar mengutip akun medsos BRIN Indonesia, Selasa 2 Juni 2026.
Akurasi Tinggi Menuju Standar Halal Indonesia
Penerapan kecerdasan buatan dalam riset ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Sistem pintar ini mampu mendeteksi sekaligus memprediksi kadar campuran minyak babi di dalam produk zaitun dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, bahkan menyentuh angka 99 persen.
Keunggulan lain dari metode temuan periset BRIN ini terletak pada sifatnya yang non-destruktif atau tidak merusak bahan baku selama proses pengujian berlangsung. Selain prosesnya berjalan jauh lebih cepat daripada pengujian laboratorium konvensional, sistem baru ini juga terbukti lebih ramah lingkungan karena meminimalkan penggunaan bahan kimia tambahan.
Inovasi ini membuka peluang besar untuk diterapkan secara luas pada sektor industri manufaktur serta lembaga pengawasan mutu pangan nasional.