News . 18/06/2026, 15:00 WIB

Diduga Terpeleset, Warga Paliyan Gunungkidul Tewas di Dasar Luweng 20 Meter

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Nasib nahas menimpa seorang pencari kayu bakar di Kabupaten Gunungkidul. Pria paruh baya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terperosok ke dalam luweng atau gua vertikal sedalam 20 meter.

Peristiwa maut ini terjadi di kawasan Alas Turi, Dusun Kadisobo, Kelurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang, Gunungkidul.

Aparat kepolisian menduga korban kehilangan keseimbangan lalu terpeleset ke dalam lubang gua saat sedang beraktivitas di dalam hutan.

Proses evakuasi melibatkan tim penyelamat khusus karena medan vertikal yang cukup curam.

Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco membeberkan kronologi hilangnya korban sebelum ditemukan di dasar gua.

“Awalnya korban, Rujito (56), warga Mulusan, Paliyan, Gunungkidul berpamitan ke keluarga untuk mencari kayu bakar di Alas Turi, Rabu 17 Juni 2026, pukul 07.30 WIB,” beber AKP Gatot, Kamis 18 Juni 2026.

Sore harinya sekitar pukul 15.30 WIB, Rujito sempat pulang ke rumah. Dia hanya singgah sebentar mengambil perbekalan makanan lalu bergegas kembali ke hutan untuk melanjutkan pekerjaannya.

"Korban kembali lagi ke Alas Turi untuk melanjutkan mencari kayu bakar," jelas Gatot.

Kecurigaan keluarga muncul ketika korban tidak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 17.30 WIB. Pihak keluarga yang cemas segera meminta bantuan warga sekitar untuk menyisir kawasan Alas Turi.

Saat menyisir lokasi, warga menemukan sepeda motor, tas, gergaji, parang, serta sabit milik korban yang ditinggalkan di sekitar hutan.

Baca Juga

Pencarian berlanjut hingga warga mendapati sepasang sepatu milik Rujito tergeletak tepat di bibir luweng. Melihat temuan sepatu tersebut, warga menduga kuat Rujito telah jatuh ke dalam lubang gua vertikal.

Perwakilan warga langsung melaporkan insiden ke markas Polsek Panggang sekitar pukul 20.00 WIB.  Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian menghubungi Tim SAR Linmas Rescue Istimewa untuk meminta bantuan evakuasi medan ekstrem.

Tim SAR langsung meluncur ke lokasi kejadian membawa peralatan vertical rescue. Petugas turun menggunakan tali ke dalam luweng yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter.

"Tim SAR menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ungkap AKP Gatot.

Hasil pemeriksaan medis di lapangan menunjukkan adanya sejumlah luka parah pada bagian tubuh korban.  Kapolsek Panggang menyebut cedera fatal tersebut timbul akibat benturan keras dengan dinding batu kapur saat korban terjatuh ke dasar luweng.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com