News . 06/11/2026, 20:30 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Sleman Targetkan Pemeliharaan 450 Kilometer Ruas Jalan

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Ancaman cuaca ekstrem memaksa pemerintah daerah mempercepat perbaikan infrastruktur. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menggeber target pemeliharaan ratusan kilometer ruas jalan untuk mengantisipasi kerusakan parah akibat guyuran hujan lebat.

Pemeliharaan difokuskan untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus memastikan jalur transportasi darat tetap aman dilalui pengendara.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Suparman, S.T., M.T., mengatakan target penanganan jalur tahun ini ditingkatkan secara signifikan dibanding periode sebelumnya.

"Pemeliharaan rutin jalan di Kabupaten Sleman dilakukan sepanjang Tahun 2026 dengan target ruas serta panjang penanganan mencapai 450 kilometer," ujar Suparman di Sleman, Kamis 5 November 2026.

"Fokus utama kami pada penanganan preventif serta keadaan darurat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan," sambungnya.

Suparman menjelaskan, pihaknya menerjunkan belasan tim khusus yang terbagi ke dalam sektor pemeliharaan badan jalan aspal, bahu jalan, talud, hingga gorong-gorong serta jembatan.

Ketersediaan material aspal curah, drum, hingga aspal dingin siap hampar dipastikan mencukupi kebutuhan penambalan hingga akhir Desember 2026.

Mitigasi Kawasan Permukiman dan Cipta Karya

Selain infrastruktur jalan, kerawanan pada sektor permukiman turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Potensi genangan air akibat kapasitas drainase yang tidak memadai serta ancaman pohon tumbang diantisipasi melalui kesiapsiagaan lintas sektor.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, Rahmadi mengatakan inventarisasi titik rawan genangan dan pemeriksaan bangunan gedung pemerintah telah diinstruksikan sebagai langkah tanggap darurat.

"Kami mengoptimalkan fungsi drainase lingkungan, memeriksa kondisi talud, serta memastikan sarana sanitasi dan IPAL komunal berfungsi dengan baik," tukasnya.

Itu dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit saat curah hujan tinggi.

Normalisasi Saluran Air dan Kendala Lapangan

Sementara itu, sektor pengairan menghadapi tantangan tersendiri dari tumpukan sampah domestik hingga hambatan utilitas di lapangan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Sleman, Haryadi Widodo, mengatakan pihaknya telah menyisir puluhan titik rawan di wilayah barat, tengah, hingga timur Kabupaten Sleman.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com