Uji Coba MBG Prasmanan SDN Soprayan Sleman, Anak Bebas Ambil Porsi Sesuai Keinginan
Siswa SDN Soprayan Sleman antre mengambil porsi Makan Bergizi Gratis skema prasmanan.Foto:dok.humasjogja
jogja.fin.co.id - Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SD Negeri Soprayan, Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman menunjukkan hasil positif. Skema yang berlangsung pada 5–16 Oktober 2026 ini dinilai efektif menekan jumlah makanan terbuang sejak tiga hari pertama pelaksanaan.
Sistem prasmanan diterapkan untuk mengukur efektivitas distribusi MBG di tingkat sekolah dasar secara langsung. Melalui mekanisme ini, para siswa diberi kebebasan menentukan porsi makanan sesuai porsi masing-masing.
Wakil Kepala Sekolah SDN Soprayan, Murwoko, menjelaskan skema prasmanan memberikan dampak signifikan dibanding pola pembagian makanan sebelumnya.
“Untuk MBG prasmanan ini, ternyata efektif mengurangi sisa makanan yang terbuang. Anak-anak bisa habis makannya," kata Murwoko disela pembagian MBG Kamis 8 Oktober 2026.
Baca Juga
Menurut dia, anak-anak bisa langsung bilang ke petugas untuk dikurangi nasi atau sayurnya sesuai dengan porsi mereka, secukupnya porsi anak.
"Kalau pembagian sebelumnya, ada beberapa anak yang (makanannya) tidak habis,” kata Murwoko.
Penerapan skema prasmanan tidak hanya berfokus pada kecukupan asupan nutrisi. Metode ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran mandiri bagi para siswa di lingkungan sekolah.
Siswa dilatih mengenali kapasitas diri, bertanggung jawab atas makanan yang dipilih, serta membiasakan diri mengantre secara tertib saat mengambil makanan.